MEMANAS, Sule Buktikan Anak Teddy Dapat Jatah Bulanan dari Putri Delina & Ungkap Saksi Kunci


Perseteruan Sule dan Teddy semakin panas setelah keduanya saling adu pengakuan terkait anak Lina Jubaedah.

Terbaru, Teddy membantah tudingan Sule yang mengatakan Putri Delina memberikan jatah bulanan kepada sang anak.

Namun, pengakuan Teddy tersebut kembali dibantah oleh Sule sampai ia membongkar sosok saksi kunci perkara tersebut.

Lalu siapa sosok saksi kunci yang mengetahui Putri Delina memberikan jatah bulana kepada adik sambungnya?

Sebelumnya, Teddy membantah tudingan Sule melalui penguasa hukumnya, Ali Nurdin.

Ali Nurdin mengatakan anak Teddy tidak menerima jatah bulanan apapun dari Putri Delina seperti yang disampaikan Sule.

"Kalau masalah Putri memberikan (uang) tiap bulan, saya sudah cek ke Teddy gak pernah katanya.

Pada saat saya cek kemarin oh itu gak ada tiap bulan ngasih susu ngasih apa, itu gak ada," kata Ali Nurdin.

Lebih lanjut, ia mengatakan Teddy menghidupi buah hatinya dengan jerih payahnya sendiri.

"Kemarin saya telepon Teddy, dia malah lagi mandiin anaknya," ujar Nurdin.

“Iya, dari (jerih payah) Teddy. Saya tanya kemarin sih, enggak ada masalah."

"Tiap bulan (Putri Delina) kasih pampers, kasih susu, itu enggak ada,” tuturnya.

Rupanya, bantahan pihak Teddy soal uang bulanan pun sampai ke telinga Sule.

Lewat video di YouTube Warta Hot (11/12/2020), Sule meminta awak media untuk menemui langsung pihak yang selama ini mengasuh Bintang.

"Tanya Putri, atau gak gini, kalian tanya sama adiknya yang ngurus anaknya itu.

Itu kuncinya udah. Kalau dibilang Putri gak ada perhatian, kuncinya itu, adiknya.

Cari deh di Bandung," jelas Sule dikutip via Tribunstyle.com Pihak Teddy Bantah Kabar Putri Delina Kirim Uang Bulanan untuk Bintang, Sule Ungkap Saksi Kunci


Ditantang Sule, Teddy Ungkit Uang Rp 650 Juta dan Bantah Numpang Hidup

Sebelumnya, Teddy juga memberikan balasan menohok Teddy setelah dituding mengincar harta dan menumpang hidup ke keluarga Sule.

Suami almarhumah Lina Jubaedah tersebut bahkan mengungkapkan harta kekayaannya yang juga terbilang fantastis.

Diakui Teddy, harya kekayaan yang dimilikinya mencapai Rp 650 juta, hasil kerja keras di luar negeri selama 10 tahun.

Teddy angkat bicara dan isyaratkan terima tantangan Sule melalui tayangan di kanal Youtube Intens Investigasi, Kamis (10/12/2020).

Teddy mengatakan ada hartanya yang ia campur dengan harta milik Lina.

Apa yang dikatakan Teddy itu merujuk pada harta yang dibawa oleh Putri Delina, sesaat setelah sang istri meninggal dunia.

"Kalau udah suami istri dicampur ya udah sewajarnya," ucap Teddy.

Selain itu, Teddy merasa dirinya keberatan bila disebut hanya numpang hidup pada alm Lina.

"Tapi dari pihak keluarga almarhumah merasa bahwa saya itu dibilangnya numpang hidup aja."

Selama menikah dengan alm Lina hingga memiliki satu anak, Teddy menyebutkan dirinya juga memiliki harta.

Ia pun mengatakan bahwa selama 10 tahun saat bekerja di luar negeri telah mengumpulkan uang ratusan juta.

"Padahal saya kan kerja di Amerika 7 tahun, di Jepang 3 tahun," ucap Teddy.

"Bawalah, (saya) bawa harta juga."

Setidaknya Teddy mengatakan dirinya memiliki harta sebesar Rp 650 juta yang dijadikan satu dengan harta alm Lina sesaat setelah menikah.

Hal itu ia ungkapkan saat Teddy mengaku didatangi oleh kuasa hukum anak pertama Lina, Rizky Febian dan kuasa hukum alm istrinya.

"Saya masuk di bank sekitar 500 (juta) buat kekurangannya, buat renovasi sekitar 150 juta juga," ujar Teddy.

"Terus kemarin saya ditanyain lawyer-nya Aa Iky buat inventarisir semuanya udah saya jelasin juga."

Mengenai hubungan dirinya dengan Sule semakin memanas gegara harta gana gini milik Lina ini pun Teddy mengaku tak menyangka.

Ia mengaku terpaksa kembali mengungkit soal harta Lina.

"Tadinya saya enggak mau bahas ini," ujar Teddy.

"Tapi kan kemarin dipanggil pihak lawyer almarhumah dan Aa Iky."

"Jadi saya sendiri lebih baik dikuasain lagi, biar Beliau yang udah tahu gimana hukumnya."


sumber : jateng.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel