Kasih Hadiah Ini ke Arsy, Aurel Malah Dimarahi Ashanty : Kak Loly Sayangnya Salah


Ashanty marah ke Aurel Hermansyah karena telah memberi hadiah untuk Arsy yang dinilai belum pantas.

Menurutnya, usia Arsy belum cukup untuk menerima hadiah yang diberikan oleh kakak sulungnya itu.

Awalnya, Arsy tampak gembira saat Aurel Hermansyah memberikan sebuah hadiah.

Ia bahkan sampai teriak-teriak kegirangan saking bahagianya.

"Arsy, Kak Loly punya hadiah buat Arsy," kata Aurel Hermansyah dikutip TribunnewsBogor.com dari kanal YouTube The Hermansyah A6.

"Tapi ini bukan hadiah ulangtahun. I just wanna give you something," sambungnya.

Mata Arsy pun ditutup oleh adiknya, Arsya dan kakak laki-lakinya, Azriel Hermansyah.

Tak sabar menunggu hadiah yang disiapkan Aurel Hermansyah, Arsy sudah teriak-teriak lebih dulu.

Kekasih Atta Halilintar itu pun menghitung mundur dari angka 3 kemudian menyuruh Arsy untuk membuka matanya.

Arsy tampak kaget dan antusias hingga ia teriak-teriak kegirangan.

Padahal hadiah tersebut masih dibungkus tas kecil berwarna orange.

Ia pun langsung memeluk kakak perempuannya itu karena merasa sangat bahagia.

Setelah tasnya dibuka, Arsy bahagia bukan kepalang karena mendapatkan sebuah ponsel dari Aurel Hermansyah.

Ia terus memandangi ponsel yang digenggamnya itu sambil dipangku Azriel Hermansyah.

Ditengah asyik-asyiknya mendapatkan handphone, Ashanty datang menghampiri anak-anak.

Arsy langsung menceritakan kepada bundanya bahwa ia mendapat sebuah handphone dari sang kakak.

"Bunda aku dapat HP," kata Arsy sambil tertawa bahagia.

Tak ikut merasa senang, Ashanty justru memasang wajah syok.

"Dari?," tanya Ashanty keheranan.

Anak pertamanya itu mengaku bahwa ponsel untuk Arsy itu adalah pemberian darinya.

Namun rupanya respon Ashanty tidak begitu baik.


Ia masih belum mengizinkan Arsy memegang handphone karena usianya belum cukup.

"Kan belum boleh pegang HP dulu kak," kata Ashanty.

"Kan buat sekolah," ucap Aurel Hermansyah membela diri.

"Kan dia ada Ipad," balas Ahansty.

Namun menurut Aurel Hermansyah, handphone dinilai lebih mudah untuk dibawa kemana-mana.

Sayangnya, Ashanty tetap tidak mengizinkan Arsy memegang handphone sendiri.

Istri Anang Hermansyah itu pun jadi memarahi Aurel karena telah memberikan hadiah yang belum sesuai dengan usianya.

"Bunda kan udah bilang sama dia, dia enggak boleh pegang HP dulu," kata Ashanty.


Aurel Hermansyah pun tampak kebingungan karena Ashanty tetap kekeh tak memberikan izin.

"Yah gimana dong," kata Aurel Hermansyah.

"Enggak boleh tetep," ucap Ashanty dengan tegas.

Masih bahagia dengan hadiah yang diberikan sang kakak, Arsy memohon kepada bundanya untuk diizinkan memiliki handphone.

"Arsy mau Bun," kata Arsy.

Kendati demikian, Ashanty tetap berpegang teguh pada pendiriannya untuk tidak mengizinkan sang putri kecilnya itu memegang ponsel sendiri.

"Bunda udah ngomong sama Arsy loh," ucap Ashanty.

"Arsy ngomong baik-baik sama Bunda dong," kata Aurel Hermansyah.

Menuruti kata kakaknya, Arsy pun memohon baik-baik kepada sang bunda untuk minta diizinkan menerima hadiah dari Aurel Hermansyah.

"Enggak, bukan ngomong baik-baik. Emang enggak boleh pakai HP dulu kakak," ucap Ashanty yang tampak semakin kesal.


Namun Aurel Hermansyah tetap bersikeras memberikan ponsel itu untuk adiknya.

Sebab handphone itu adalah miliknya yang sudah tak terpakai namun masih bisa digunakan dengan baik.

Sehingga dia memberikannya pada sang adik lantaran bingung harus dikasihkan ke siapa.

"Handphonenya Arsy enggak usah pakai nomor," kata Aurel Hermansyah.

"Ini HP aku yang lama, kan sayang kalau misalnya mau dikasih ke siapa. Mending sama Arsy," bela Aurel Hermansyah.

Namun Ashanty masih tetap marah. Ia menilai justru handphone tersebut lebih baik dikasihkan ke orang lain selain Arsy.

Ia kemudian menatap Arsy dan menegaskan bahwa dirinya belum boleh memegang handphone.

"Enggak papa, Arsy kan mau," kata Arsy yang sudah terlanjur senang dengan hadiah itu.

"Bunda marah loh beneran," ucap Ashanty.


Aurel pun memberi saran agar handphone itu disimpan lebih dulu sampai Arsy agak besar, sebab kondisinya masih bagus.

"Tapi Arsy beneran enggak boleh kak, baru 6 tahun," kata Ashanty semakin marah.

Saat Arsy sedang mengotak-atik isi kardus ponsel tersebut, Ashanty langsung melarang keras.

"Eh no no, it's not for you," kata Ashanty ke Arsy.

"Tuh kan Arsy keburu seneng kamu kasih kayak gini," sambungnya untuk Aurel Hermansyah.

Namun anak sulungnya itu membela diri bahwa dirinya sudah ada janji memberikan handphone untuk Arsy.

Ashanty semakin bingung dengan hal itu.

Ia yang tak mengizinkan Aurel Hermansyah memberikan handphone untuk Arsy, namun di sini lain Arsy sudah menyukai hadiah itu.

"Udah, udah disimpan sampai Arsy gedean ya," kata Ashanty sambil mengambil handphone tersebut beserta kardusnya.


Arsy pun tampak menuruti meski mimik wajahnya memasang ekspresi kecewa.

"Tuh kan kayak gini males jadinya mukanya," kata Ashanty kesal.

Arsy yang tadinya senyum-senyum kegirangan, kini tampak cemberut dan menahan tangis.

Pasalnya ia tak jadi memegang handphone pemberian kakaknya itu.

Ashanty pun memberi pengertian terhadap Arsy agar tidak kecewa.

"Kalau menurut Bunda, usia Arsy belum cukup untuk main HP," kata Ashanty.

"Kak Loly mungkin karena sayang banget, tapi sayangnya salah," sambungnya.


Aurel pun membuat keputusan mencoba mencari jalan terbaik.

Arsy diberi tiga kesempatan oleh Aurel Hermansyah, namun jika kesempatan itu dilanggar maka handphonenya akan diambil.

Kendati demikian, saran Aurel Hermansyah tetap tidak disetujui Ashanty.

"Tetap enggak sayang, ya," kata Ashanty.

Namun lantaran lama kelamaan tak tega melihat raut wajah Arsy, akhirnya Ashanty memberikan izin asal ada peraturan yang diterapkan.

"Sebenernya aku enggak suka kayak gini. Tapi karena Bunda enggak mau mengambil kebahagiaannya Arsy, tapi ada peraturanya boleh enggak," tanya Ashanty ke Arsy.

Ia pun memberi peraturan bahwa Arsy tidak boleh setiap hari main handphone dan hanya boleh telepon keluarga.

TONTON VIDEO LENGKAPNYA



sumber : bogor.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel