TERJAWAB Video Panas Mirip Gisel Bukan Rekayasa Digital! Pakar Telematika Bongkar Kemungkinan Lain


Pakar telematika menyebut video panas mirip Gisella Anastasia bukan rekayasa digital, tapi ada kemungkinan lain yaitu bisa saja video itu merupakan rekayasa konten.

Video panas mirip Gisella Anastasia yang menggemparkan dunia maya membuat sejumlah pakar telematika melakukan analisa.

Setelah Roy Suryo, kali ini pakar telematika Abimanyu mengungkapkan fakta lain yang cukup mengejutkan.


Diketahui, Link Video Mesum mirip Gisel itu masih diburu netizen. Rupanya, Abimanyu sudah menelisik video viral mirip Gisel itu, mulai dari berdurasi 1 menit 36 detik sampai yang 19 detik.

Nah, Abimanyu memberikan gambaran terkait apakah Video Syur mirip Gisel itu rekayasa atau tidak.

Rupanya, ada dua unsur terkait rekayasa ini yakni rekayasa digital dan konten.

Hal ini terungkap dalam wawancara dengan TVOne, Senin (9/11/2020).


Abimanyu memastikan video mirip Gisel itu bukan rekayasa digital.

Artinya, tidak ada rekayasa pada wajah, tubuh dan lainnya.

"Ada dua unsur yang masih mungkin, pertama unsurnya adalah dianggapnya rekayasa digital. Saya konfirmasikan, tidak ada rekayasa digital di sini," jelasnya.

"Dalam arti rekayasa wajah dan lain sebagainya agar seperti seseorang," tambahnya.

Namun, bisa saja video itu merupakan rekayasa konten.

Artinya memang disetting serupa dengan wanita yang dituduhkan.

Seperti pemerannya mirip, suasana lokasinya dibuat sama dan lainnya untuk kepentingan tertentu.

"Tetapi yang masih paling mungkin adalah dugaan rekayasa konten," katanya.

"Misalnya, satu objek di video tersebut seperti gordennya, televisi dan lain sebagainya. Kemudian baju yang dikenakan si wanita yang mengacu pada seseorang," jelasnya.

"Baju itu bisa dimana-mana. Gorden bisa dibeli dimana pun," tambahnya.

Tapi belum tentu pemerannya benar-benar si wanita yang dituduhkan itu.

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus video mesum yang mirip dengan Gisel.

Beberapa pihak akan dipanggil polisi untuk kasus tersebut, adakah Gisel salah satunya?

"Ini masih berjalan, kita tunggu hasil penyelidikan ini dan kemudian hasil gelar perkara nanti apakah akan diundang artis-artis ini kita lihat nanti," kata Yusri kepada tvOne.

Untuk sementara ada 4 akun yang dilaporkan terkiat penyebaran video asusila.

Pelapor telah membawa bukti terkait hal tersebut.

Dua dari 4 akun sudah menghilang namun polisi masih bisa melacak orang di balik akun itu.

"4 atau 5 akun itu sudah ada dua yang dia tutup, ini masih kita lakukan pengejaran pemilik pemilik akun terseut, ini pemeriksaan awal dulu, sambil berjalan tim sudah bekerja," kata Yusri.

Saat ini, menurut Yusri, polisi akan berfokus kepada penyebar video tersebut. Nantinya kasus ini bisa dikembangkan menuju ke yang membuat video syur tersebut.

"Yang menyebarkan pasti kita lakukan pengejaran, nanti akan mengarah siapa yang membuat video ini, tapi pelan-pelan, kalau sudah lengkap bisa kita naikkan ke penyidikan, mudah-mudahan bisa terungkap siapa pemilik akun-akun ini," ujar Yusri.

Pakar Mikro Ekspresi, Nunki Suwardi juga menganalisa video mesum mirip Gisel itu.

Setelah melihat video viral itu, Nunki justru mengaku merasa sangsi, lantaran ada beberapa hal janggal yang terlihat dalam video tersebut.

Hal ini dibeberkannya dalam tayangan di kanal YouTube KH INFOTAINMENT, Senin (9/11/2020).

Menurut Nunki, wanita dalam video tersebut memang terlihat sengaja menunjukkan kemulusan tubuhnya.

Hal ini cenderung lebih mirip produksi tayangan porno daripada video simpanan pribadi.

Belum lama ini, publik diramaikan dengan beredarnya video asusila mirip Gisel.

Namun, masyarakat masih bertanya-tanya dengan keterlibatan mantan istri Gading Marten tersebut.

Hal ini juga disinggung oleh pakar mikro ekspresi yang menganalisis gestur pemeran video tersebut.

Terlepas dari benar tidaknya keterlibatan Gisel, Nunki menyebutkan bahwa tindakan perekaman video serupa adalah hal biasa.

Ia mengakui beberapa orang sengaja membuat video serupa sebagai kenang-kenangan dengan pasangan.

"Ada beberapa juga yang memang punya aktivitas ketika melakukan hubungan begitu baik dengan yang sah maupun yang enggak itu memang ada yang suka merekam aktivitas ini dengan alasan atau tujuan tertentu," ujar Nunki.

"Apakah ini sakit jiwa? Kita enggak bisa katakan itu, karena memang untuk mendefinisikan sakit jiwa atau tidak itu diperlukan analisis dari psikiatri."

"Memang ada beberapa orang yang senang memvideokan dirinya ketika berhubungan badan, untuk menunjukkan kehebatan dirinya di ranjang, untuk kenang-kenangan, merekam momen indah dengan pasangan," bebernya.

Akan tetapi, Nunki menaruh curiga. Dia menangkap adanya kejanggalan dalam video tersebut.

Menurut Nunki, terdapat pesan terselubung dalam tayangan berdurasi 19 detik itu.

Ia pun sangsi jika rekaman yang tersebar itu merupakan koleksi pribadi yang tak sengaja bocor ke publik.

"Tapi video ini agak aneh, video ini direkam dengan tujuan untuk membuat penontonnya ikut birahi," kata Nunki.

"Dan si perempuan yang merekam itu dengan terang-terangan menunjukkan video mulusnya kepada orang yang ditujukan."

"Terlihat seperti dia membuka seluruh tubuhnya, 'Lihat nih tubuh aku bagus kan, mulus banget kan'."

"Ini yang membuat bertanya-tanya kalau memang ini rekaman pribadi, kok aneh banget ya. Rekaman pribadi mah fokus aja ya sama pasangan."

"Ini kok fokusnya lain ya," imbuhnya.


Hotman Paris Komentari Pakar Telematika

Video Syur mirip Gisella Anastasia ikut jadi sorotan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, meski tak menyebut langsung soal mantan Gading Marten itu.

Saat Link Video Mesum mirip Gisel masih diburu netizen, Hotman Paris menyangsikan peran Pakar Telematika terkait video viral itu.

Hotman Paris berkelakar dan menyarankan, emak-emak atau ibu-ibu lebih tepat berperan untuk mencocokkan video asusila yang dikait-kaitkan dengan Gisel tersebut.

Hal itu disampaikan pengacara selebriti itu melalui ocehan di akun Instagramnya.

Hotman Paris terlihat sedang berada di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Tanpa basa-basi, Hotman langsung mengomentari peran pakar telematika yang menganalilis video syur mirip mantan istri Gading Marten tersebut.

"Salam Hotman Paris dari Ancol," ucapnya melalui akun Instagram @hotmaparisofficial, Senin (9/11/2020).

"Terkait video porno yang katanya diduga artis terkenal, katanya mau didatangkan ahli telematika untuk mengecek siapa orang itu. Ngapain?" kata Hotman meragukan.

Seperti diketahui, media sosial tengah digegerkan dengan video adegan seksual yang dilakukan oleh mirip Gisel.

Belum diketahui diketahui secara pasti apakah sosok tersebut benar Gisel.

Namun, Hotman Paris berseloroht bahwa ibu-ibu lebih jitu membandingkan sosok Gisel dengan pelaku dalam video.

Ia berkelakar, emak-emak di pasar Senen pasti bisa tahu dengan membandingkan bagian tubuh perempuan yang dimaksud.

"Cukup panggil wasit tiga orang, jurinya tiga orang, ibu-ibu dari Pasar Inpres Senen," ujar Hotman Paris.

Menurutnya, ibu-ibu bisa membandingkan dada perempuan di video dengan artis yang disebut-sebut itu.

"Dibandingkan dada yang di video sama dada cewek yang diduga sebagai orang itu yang di video."

Menurut sang Raja Pailit, ibu-ibu bakal bisa langsung mengetahui perbandingannya.

"Ibu-ibu Pasar Senen bisa langsung tahu sama enggak itu dadanya," kata Hotman Paris.

"Kalau dadanya sama ya berarti orangnya sama," lanjutnya.

Karena alasan tersebut lah, Hotman seolah meragukan oakar telematika atau semacamnya.

Terlebih, Hotman kembali berkelakar bahwa pakar justru mungkin saja bakal tergoda bila diminta menganalilisnya.

"Kalau nanti pakar telematika yang disuruh cek, malah pakar telematikanya jadi pusing," kata Hotman Paris.

"Jadi ikut kepengin, nanti hasilnya enggak konsentrasi."

"Ibu-ibu dari Senen cocokkan, jadi wasit mereka."

"Cocok enggak? Salam Hotman Paris," tutupnya.


Tak hanya dalam video, Hotman Paris turut menuliskan caption dalam unggahannya itu.

Senada dengan celotehannya, Hotman kembali menyerukan agar pakar telematika digantikan oleh ibu-ibu pasar.

"3 Ibu dari pasar Inpres jadi wasit gantikan pakar telematika! Perlu pembuktian demi azaz praduga tdk bersalah," tulis pengacara nyentrik tersebut.

sumber : style.tribunnews

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel