KABAR BARU Gisel dan Jessica Iskandar Bakal Diperiksa? Imbas Pelaporan Penyebar Video Syur Mirip Keduanya

 

Yusri Yunus mengatakan bahwa pelapor penyebadan video syur mirip Jessica Iskandar adalah orang yang sama dengan pelapor video mirip Gisella Anastasia.

"Kalau yang mirip saudari JI betul sudah ada laporannya kemarin sore. Ada laporan polisi ke sini yang melaporkan sama dengan yg melaporkan saudari G," kata Yusri Yunus di Polda Metro Jaya Jakarta Selatan, Senin (9/11/2020).

"Melapor ke sini karena baru kemarin sore sehingga ini kita akan seldiiki dulu nanti gimana perkembangannya saya akan sampaikan," terangnya.

Terkait pelaku dalam video mirip Gisella Anastasi dan Jessica Iskandar, polisi masih akan terus menyelidiki dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

"Nantinya sambil berjalan kita melihat karena ada asas praduga tak bersalah," tutur Yusri Yunus.

"Ini kan masih penyelidikan. Kita coba inikan terhasal terlapor dulu nanti apa iya bisa saja kalau unsur-unsurnya masuk ke UU pornografi," jelasnya.

Belum reda kehebohan video syur mirip Gisella Anastasia, tersebar juga sebuah video syur mirip Jessica Iskandar di sosial media Twitter.

Namun sebagian besar warganet mengatakan tidak ada kemiripan antara pemeran video syur tersebut dengan Jessica Iskandar.

Sang Artis Bakal Diperiksa?

Polda Metro Jaya membuka kemungkinan memanggil artis Gisella Anastasia alias Gisel terkait peredaran video asusila miripnya di media sosial.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya akan memanggil Gisel setelah bukti dirasakan cukup untuk memastikan kebenaran video tersebut.

"Apakah yang hampir mirip itu dipanggil, nanti sambil berjalan. Kan ini kami masih penyelidikan dulu. Kita mengumpulkan bukti-bukti, keterangan-keterangan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (9/11/2020).

Lebih lanjut, Yusri menyampaikan pihaknya juga akan memanggil ahli untuk menganalisa kasus tersebut.

Ahli yang dihadirkan berasal dari ahli bahasa hingga ITE.

"Termasuk nanti juga ada ahli bahasa dan ITE yang akan kita panggil. Kami klarifikasi, kalau sudah lengkap baru nanti kami gelar perkara, apakah memang nanti masuk penyidikan sesuai unsur-unsur persangkaannya. Nanti kita tunggu saja. Karena ini kan baru," pungkasnya.


Pelaku Diduga Masih Remaja

Salah seorang pelapor video syur mirip artis adalah advokat Pitra Romadoni Nasution.

Pitra menyebut belum dapat membocorkan akun mana saja yang dilaporkan olehnya.

"Untuk saat ini untuk menghormati azas praduga tak bersalah, untuk nama nama terlapor saya rahasiakan terlebih dahulu. Yang penting permasalahan ini saya sudah berkoordinasi dengan penyidik Polda Metro Jaya itu bersifat serius itu," kata Pitra saat dihubungi, Senin (9/11/2020).

Pitra berujar belum bisa berbicara banyak lantaran khawatir akun tersebut bakal menghilangkan barang bukti.

"Yang penting dia dari media sosial, saya belum bisa menjabarkan di media sosial apa saja, karena sedang dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian, ditakutkan nanti terlapor ini menghilangkan barang bukti, seperti itu," ujar Pitra.

Hanya, Pitra menduga lima akun ini merupakan akun asli dan dimiliki oleh anak remaja.

"Kalau sejauh ini saya lihat dia akun ril ya, menggunakan nama orang yang jelas, kebanyakan itu anak-anak remaja," ucap Pitra.

"Iya rata-rata remaja, sementara itu, satu lagi sekitaran, kalau lihat wajahnya sekitar umurnya itu 20-an ke atas," kata Pitra lagi.

Kemudian, Pitra mengungkapkan alasannya melaporkan lima akun media sosial tersebut.

Hal itu lantaran secara terang-terangan menyebarkan video syur tersebut.

"Lima akun ini sangat krusial sekali, di mana menyebarkannya tanpa ada sensor, ataupun tanpa adanya emot. Dia langsung menunjukan tubuh ketelanjangan, dan video-video yang durasinya ada 19 detik, lengkap dengan keseluruhan tubuh ketelanjangan tersebut diperlihatkan," ucap Pitra lagi.

Sementara itu, Gisel yang namanya dikaitkan dengan video syur tersebut sempat mengaku sedih karena ini adalah kali kedua.

Selain itu, Gisel sedih membayangkan saat putrinya, Gempita Nora Marten, tahu atau membaca perihal berita tentang ibunya.

(Tribunnews.com/Bayu Indra Permana/Igman Ibrahim/Kompas)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel