Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Gatot Brajamusti Meninggal, Sempat Viral dengan Reza Artamevia


 Mantan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Aa Gatot Brajamusti meninggal dunia.

Gatot Brajamusti meninggal dunia di RS Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (8/11/2020) sore.

RS Pengayoman berada disamping LP Cipinang, Jakarta Timur.

Selebritas dan guru spiritual Gatot Brajamusti saat tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/4/2018). Gatot Brajamusti divonis sembilan tahun kurungan penjara, karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana asusila terhadap Citra tri Putri alias CP. (Warta Kota/Nur Ichsan)

Juru Bicara Parfi Evry Joe membenarkan kabar duka tersebut ketika dihubungi melalui telepon, Minggu petang.

"Jenazah Aa Gatot Brajamusti akan segera dibawa dan dimakamkan di Sukabumi," kata Evry Joe.

Menurut Evry Joe, Gatot Brajamusti meninggal dunia karena sakit. "Bukan karena Covid-19. Tetapi Aa Gatot Brajamusti sudah sakit sejak lama," kata Evry Joe.

Sempat Stroke

Gatot Brajamusti batal menghadiri sidang kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal dan satwa liar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (17/5/2018).

Sidang kemudian ditunda karena Gatot terkena stroke ringan dan dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Hari ini sidang Aa Gatot di-break. Namun, terdakwa masih di rumah sakit Kramat Jati dan hari ini enggak bisa hadir. Surat sakitnya disebut ada gejala stroke ringan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sarwoto di PN Jaksel.

Ia mengatakan, surat izin sakit Gatot sudah disampaikan kepada majelis halim sejak dua pekan lalu.

"Sakitnya sejak dua minggu lalu. Itu sudah kami panggil dan sidang yang lalu pun tak bisa kami hadirkan. Sidang selanjutnya tanggal 31 Mei agendanya duplik," ucap Sarwoto.

Ditemui terpisah, kuasa hukim Gatot, Nanang Hamdani, mengatakan bahwa kondisi kliennya sebenarnya sudah perlahan membaik dan dirawat jalan.

"Tapi ternyata beliau sakit lagi dan dirawat ke rumah sakit Pengayoman Cipinang. Di RS Polri kurang lebih lima hari. Berobat jalan, kemudian sakit lagi, dirawat lagi di rumah sakit Pengayoman dari Selasa," ujar Nanang.

"Kalau stokre ringannya yang baru saja ketahui baru ini. Kalau perihal riwayat lain, beliau yang lebih tahu," tambahnya.

Gatot Brajamusti sebelumnya dituntut hukuman tiga tahun kurungan penjara subsider tiga bulan kurungan oleh JPU serta diminta membayar denda senilai Rp 10 juta.

Ia dianggap melanggar Pasal 21 Ayat 2 Huruf a Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem karena memiliki satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup. Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 karena memiliki senjata api.

Viral dengan Reza

Mantan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Gatot Brajamusti beberapa kali diketahui kerap hadir bersama penyanyi, Reza Artamevia.

Kabarnya Reza tak sekadar murid spiritual dari Gatot. Ada hubungan lebih dari guru dan murid.

Kabar kedekatan mereka berdua bahkan dibenarkan kuasa hukum Gatot, Ahmad Rifai yang mengatakan mereka punya hubungan spesial.

"Iya benar (ada hubungan spesial). Gatot dan Reza kan memiliki kedekatan," ucap Rifai ketika ditemui di Ditreskrimsus Subdit Resmob, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (21/10/2016).

Ketika ditanya seperti apa hubungan spesial yang dimaksud, Ahmad Rifai langsung bergegas masuk ke dalam mobil sedan hitam yang ditumpanginya.

Kabar sebelumnya bahkan sempat menyebutkan jika Reza Artamevia dan Gatot Brajamusti diisukan telah menikah siri.

Sementara itu Kuasa hukum Reza, Ramdan Alamsyah menegaskan, kabar yang berhembus di tengah masyarakat langsung dibantahnya.

"Saya tanya (ke Reza), 'ada cerita soal nikah siri'. Terus dia jawab, 'nggak ada'," ujar Ramdan ketika ditemui di kawasan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (13/9/2016).

"Itu kan cuma gosip dan fitnah yang sengaja dihembuskan oleh orang-orang yang tidak menginginkan teh Reza," lanjut Ramdan.

Bumerang Reza

Soal Reza Artamevia yang melaporkan Gatot Brajamusti, terkait penipuan mengenai aspat atau narkotika jenis sabu-sabu,  kuasa hukum Gatot Brajamusti, Ahmad Rifai menegaskan kalau laporan Reza bisa menjadi bumerang buat dirinya sendiri.

"Menurut saya, itu laporan palsu. Karena Reza tahu aspat itu adalah sabu-sabu," kata Ahmad Rifai saat ditemui di Polda Metro Jaya, semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (21/10/2016).

Menurut Rifai, laporan yang dibuat oleh Reza Artamevia adalah laporan palsu. Namun, ia tidak menyebutkan apa alasan disebutkannya laporan Reza adalah laporan palsu.

"Setiap orang berikan laporan tidak benar dan tidak sesuai fakta hukum, maka akan ada sanksi pidana," ucapnya.

Dengan demikian, Rifai menganggap Reza sangat mudah menuduh kliennya telah menipu dirinya terkait aspat tersebut.

Oleh karena itu, Rifai meminta agar pendalaman kasus laporan penipuan tersebut berjalan dengan sangat terbuka agar tidak ada diskriminasi hukum, terhadap mantan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) itu.

"Bagi kami, proses hukum berjalan baik dan menegakan kebenaran. Maka dari itu, penyelidikan harus terbuka," ujarAhmad Rifai.

sumber : jateng.tribunnews

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel